Terpenjara. - Puisi Karya Putri Fatmawati
terpenjara terkekang geraknya pengak nafasnya tak hilang sayangnya tak hilang kerja otaknya tak hilang pedulinya tak hilang jua kreatifitasnya ia fikirkan banyak hal namun tak banyak yang bisa ia lakukan tak bisa membuat sebuah pergerakan kemajuan diangannya tak terucapkan rencananya hilang kasih mereka hilang balas jasa padanya namun tak pernah hilang tekadnya tak perlu perang saudara katanya namun perang batin dihatinya bohong belaka katanya ia tak apa mana ada semuanya baik saja sakitnya mungkin tak terasa rindunya mungkin tak kunjung sirna belenggunya mungkin menyiksa harapannya tak pernah sirna ntah berapa tulisan ia rangkai dengan pena penghilang bosan juga teman sampai penghabisan harapan nanti kan terpublikasikan tumpul sudah penanya pudar sudah tintanya tapi suaranya takan padam oleh waktu oleh zaman